MAKALAH
SEJARAH AKHLAQ DAN DASAR DASAR AKHLAQ ISLAM

Disusun oleh
M. Fahad khaidar ;
Parman :
Anggi dian saputra :
PROGAM STUDI AKHLAQ TASAWUF
INSTITUT ILMU ALQUR’AN (IIQ) ANNUR
YOGYAKARTA
2017
BAB 1
PENDAHULUAN
Ø Latar belakang
Kata akhlak diartikan sebagai suatu tingkah laku, tetapi tingkah laku tersebut harus dilakukan secara berulang-ulang tidak cukup hanya sekali melakukan perbuatan baik, atau hanya sewaktu-waktu saja. Seseorang dapat dikatakan berakhlak jika timbul dengan sendirinya didorong oleh motivasi dari dalam diri dan dilakukan tanpa banyak pertimbangan pemikiran apalagi pertimbangan yang sering diulang-ulang, sehingga terkesan sebagai keterpaksaan untuk berbuat. Apabila perbuatan tersebut dilakukan dengan terpaksa bukanlah pencerminan dari akhlak.
Dalam kehidupannya, manusia memberikan penilaian terhadap beberapa perilaku manusia lainnya, bahwa perbuatan ini baik, perbuatan itu buruk, tindakan ini benar atau tindakan itu salah. Apakah baik itu? Apakah buruk itu? Dengan apakah mengukur bahwa perbuatan ini baik dan perbuatan itu buruk? Padahal, sering kali menentukan baik dan buruknya itu didasarkan pada perasaan dan ukuran-ukuran yang ditetapkan sendiri. Bahkan sering didasarkan pada kepentingan-kepentingan dan tujuan-tujuan yang dikehendakin sendiri atau pun golongan nya.
Untuk itulah dalam meniti dan menata kehidupan, diperlukan norma dan nilai, diperlukan standard dan ukuran untuk menentukan secara obyektif apakah perbuatan dan tindakan yang dipilih itu baik atau tidak, benar atau salah, sehingga yang dilihat bukan hanya kepentingan diri sendiri, melainkan juga kepentingan orang lain, kepentingan bersama, kepentingan umat manusia secara keseluruhan. Dan untuk itu setiap individu dituntut memiliki komitmen moral, yaitu spiritual pada norma kebajikan dan kebaikan
. Tasawuf merupakan bagian integral dari sistem ajaran islam. Islam tanpa tasawuf bukanlah islam kaffah sebagaimana yang diajarkan Rasulullah. Islam kaffah adalah islam yang didalamnya terpadu aspek akidah, syariat dan hakikat.
Tasawuf sebagai perwujudan dari ikhsan, yang berarti beribadah kepada Allah seakan-akan melihat-Nya, apabila tidak mampu demikian, maka harus disadari bahwa Dia melihat diri kita, adalah kualitas penghayatan seseorang terhadap agamanya. Dengan demikian, tasawuf bertujuan membangun dorongan untuk merealisasikan diri secara menyeluruh sebagai makhluk, yang secaara hakiki adalah bersifat kerohanian dan kekal
BAB 2
PEMBAHASAN
1. Istilah-istilah yang bersinonim dengan akhlaq
a. Etika
Etika (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan"). Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita. Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.
Secara metodologis, tidak setiap hal menilai perbuatan dapat dikatakan sebagai etika. Etika memerlukan sikap kritis, metodis, dan sistematis dalam melakukan refleksi. Karena itulah etika merupakan suatu ilmu. Etika adalah tingkah laku manusia. Akan tetapi berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang meneliti juga tingkah laku manusia, etika memiliki sudut pandang normatif. Maksudnya etika melihat dari sudut baik dan buruk terhadap perbuatan manusia
b. Moral
Moral adalah ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya. Moral juga difahami sebagai kondisi mental yang membuat orang tetap berani, bersemangat, bergairah, berdisiplin, dan sebagainya.menurut Zainuddin Saifullah Nainggolan , moral ialah suatu tendensi rohani untuk melaksanakan seperangkat standar dan norma yang mengatur perilaku seseorang dan masyarakat. pengertian moral ini berkaitan erat dengan akhlak manusia atau fitrah manusia yang diciptakan memang dengan kemampuan untuk membedakan mana yang baik dan buruk.
Dan menurut, Imam Sukardi: moral ialah kebaikan yang disesuaikan dengan ukuran tindakan yang diterima oleh umum atau masyarakat, meliputi kesatuan sosial ataupun lingkungan tertentu. Pengertian moral disini selalu berhubungan dengan adat istiadat suatu masyarakat.
c. Susila
Susila menurut bahasa artinya su : baik, dan sila : dasar / prinsip. Jadi susila adalah baik budi bahasa nya / beradab / sopan. dari penjelasan ini bisa difahami kata susila adalah hal yang baik yang mendasari karakter manusia atau masyarakat.
PERSAMAAN ETIKA, MORAL, DAN SUSILA
Persamaan ketiganya terletak pada fungsi dan peran, yaitu menentukan hukum atau nilai dari suatu perbuatan manusia untuk ditetapkan baik atau buruk.
Secara rinci persamaan tersebut terdapat dalam tiga hal:
1. Objek: yaitu perbuatan manusia
2. Ukuran: yaitu baik dan buruk
3. Tujuan: membentuk kepribadian manusia
2. Sejarah ilmu akhlaq
Setelah muncul nya phisticians, yakni orang yang bijaksana di yunani. Barulah terjadi perkembangan pertumbuhan ilmu akhlaq pada bangsa yunani. Karna sebelum nya para filosofis yunani hanya memikirkan tentang teori alam.
Dasar yang digunakan para pemikir Yunani dalam membangun ilmu akhlak adalah pemikiran filsafat tentang manusia sehingga hasil yang di dapatnya adalah ilmu akhlak yang berdasar pada logika murni. Hal ini tidak sepenuhnya salah, karena manusia secara fitrah telah dibekali potensi bertuhan, beragama dan cenderung kepada kebaikan, disamping juga memiliki kecendrungan kepada keburukan, dan ingkar kepada Tuhan.
Seorang filosofi yunani yang pertama kali memikirkan tentang akhlak adalah socrates. Menurut socrates akhlaq dan pola hubungan tidak akan menjadi benar jika tidak didasari ilmu pengetahuan. Maka yang paling utama adalah ilu pengetahuan
Selanjutnya salah seorang murid socrates yang bernama plato bermaksut meneruskan apa yang sudah dikembangkan oleh guru nya. Plato berteori dalam bidang akhlaq berdasarkan teori contoh. Menurutnya bahwa apa yang terdapat pada yang lahiriah ini sebenarnya telah ada contohnya terlebih dahulu, sehingga yang tampak ini hanya merupakan bayangan atau fotocopy dari contoh yang tidak tampak (alam rohani atau alam idea). Teori ini selanjutnya digunakan Plato dalam menjelaskan masalah akhlak.
Keseluruhan pelajaran akhlak yang dikemukakan para pemikir Yunani tersebut tampak bersifat rasionalistik. Penentuan baik dan buruk didasarkan pada pendapat akal pikiran yang sehat dari manusia. Karenanya disebutkan bahwa ajaran akhlak yang dikemukakan para pemikir yunani bersifat anthropocentris (memusat pada manusia). Penadapat yang demikian itu dapat saja diikuti sepanjang tidak bertentangan dengan Al-Quran dan al-Sunnah.
a. Akhlaq non islam
Islam mengajarkan akhlaq itu tidak hanya diperuntun kan untuk sesama muslim, tetapi juga kepada orang non muslim. Namun cara berakhlaq orang islam terhadap non islam tentu berbeda. Orang islam tidak diperbolehkan mengucapkan salam kepada non islam juga tidak boleh bercampur baur dalam masalah agama.
b, Akhlaq islam
Peradaban islam dimulai sejak hadir nya baginda nabi agung muhammad saw. Beliau adalah pilar utama yang membawa islam sebagai agama yang rohmatan lil alamin. Dalam dakwah nya nabi tidak hanya mengajarkan ilmu tentang syariat islam saja, tetapi diantara nya jugha mengajarkan manusia untuk berakhlak yang baik, dalam istilah islam disebut berakhlaqul karimah. Yang lebih penting lagi beliau memberi contoh atau suri tauladan bagaimana manusia itu berakhlaq. Dalam sebuah hadist nabi al musthofa bersabda :
عن ابى هريرة رضي الله عنه قال , قال رسول الله صلى الله عليه وسلَم انَما بعثتُ لاتمَم مكارم الأخلاق (رواه هحمد)
Dari abi hurairoh ra. Berkata rosulloh saw bersabda sesungguh nya aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia.
Berdasarkan hadist tersebut rosululloh mengibaratkan betapa penting nya akhlaq untuk manusia. Tanpa akhlaq yang mulia manusia tidak lah sempurna dari segi kemanusiaan nya. Karna setiap manusia yang dilahirkan itu mempunyai unsur kebaikan yang mana bila digali lebih dalam akan timbul kesadaran tentang mana yang baik dan mana yang buruk. Akhlaq atau kebiasan merupakan hal fundamental bagi manusia yang menjadi tolak ukur bagaimana manusia itu dianggap baik atau buruk nya. Tetapi dengan proses belajar dan kesadaran lambat laun manusia mengerti penting nya berakhlaqul karimah seperti yang telah diajarkan nabi muhammad saw. Hadist diatas juga mengisyaratkan sebuah misi yang tidak sederhana yang dibawa nabi untuk memperbaiki bahkan menyempurnakan akhlaq manusia. Nabi melakukan nya mulai pembenahan akidah masyarakat arab kurang lebih 13 tahun lalu, nabi mengajak menerapkan syariat setelah aqidah nya mantap. pada akhir nya nabi dapat membuktikan bahwa misi yang dibawa nya sukses pada waktu itu. Mengenai akhlaq, Alloh juga berfirman dalam alqur’an (surah alqolam 68:4)
:
وانَّك لعلى خلق عظيم
Artinya : dan sesungguh nya kamu benar benar berbudi pekerti yang agung.
khuluq adalah ibarat dari kelakuan manusia yang membedakan baik dan buruk. Lalu disenangi dan dipilih yang baik untuk dipraktikan dalam perbuatan. Sedang yang buruk akan dibenci dan dihilangkan.
b. Akhlaq modern
Akhlaq memiliki urgensi. Kehidupan modern yang cenderung bisa menyebabkan dehumanisasi(tercabut nya nilai nilai kemanusiaan) dan alienasi (merasa tersaing dalam kehidupan) memerlukan terapi kongret, yaitu manusia lebih dekat kepada alloh swt , dan memperbaiki hubungan sosial dengan manusia lain.
Hilang nya akhlaq terpuji dalam masyarakat modern biasa ny diawali dengan penggeseran nilai nilai kebaikan yang selama ini dianut oleh masyarakat yang bersumber dari nilai nilai agama yang sedikit demi sedikit mengalami penyimpangan. Berikut contoh beberapa penyimpangan akhlaq yang ditemukan di masyarakat modern :
1) Pergaulan bebas
2) Budaya membuka aurat atau berpakaian mini
3) Sikap individualistis dan egoisme
4) Tidak peduli halal atau haram
5) Jauh dari ajaran agama
3. Dasar-dasar akhlaq islam
Semua umat islam harus mendasari keislaman nya dengan pengetahuan agama(islam)yang memadai, minimal sebagai bekal untuk menjalankan fungsi kehadiran nya di muka bumi ini, baik sebagai kholifatulloh, maupun sebagai abdulloh.
a. Alqur’an
Berlandaskan alqur’an Alloh bersabda :
انَا أخلصنا هم بخالصة ذكرى الدار
Artinya : sesungguhnya kami telah mensucikan mereka dengan (menganugrahkan kepada mereka) akhlaq yang tinggi kepada (manusia) kepada negeri akhirat ( Qs : shaad : 46 )
b. Sunah
Berlandaskan hadist nabi
سنن التر مذي :حد ثنا سفيان وكيع حد ثنا احمد بن بسير وابوحشمة عن مسعر عن زىاد بن علاقة عن
عمه قال كان النَبى (صم) يقول اللهم اني أعوذ بك من منكرات الأخلاق والأعمال والأهواء
Artinya : diceritakan dari shofyan bin waki’ diceritakan dari ahmad bin basir dan abu asamah dari mis’ar dari ziyad bin alaqoh dari paman nya , dia berkata : nabi muhammad bersabda : aku berlindung kepada dari berbagai kemungkaran akhlaq , amal maupun hawa nafsu.
c. Teladan sahabat dan ulama (karakteristik akhlaq islam) koperehensif dan sesuai dengan peran masing masing.
Dicerminkan oleh sahabat-sahabat rosulullah diantaranya :
1. Abu bakar dengan pengorbanannya dalam sabililah dengan mennggunakan jiwa,keluarga dan harta
2 Umar bin khattab dengan kasih sayangnya. “Di suatu ketika umar mendengar anak kecil menangis kemudian umar langsung menghentikan sholatnya bahkan dia tidak bisa tidur,kecuali setelah tahu faktor yg menyebabkan anak kecil itu menangis,itu menunjukan bahwa rasa kasih sayang dari umar yang luar biasa”.
KESIMPULAN
1) Akhlaq adalah perbuatan manusia yang bersifat fundamental
2) Ada banyak kata yang berarti sama dengan akhlaq antara lain etika , moral dan susila tapi secara spesifik ketiga nya mempunyai inti makna sendiri sendiri
3) Akhlaq sendiri mulai dikembangkan pada zaman filosofis yunani namun masih bersifat mentah atau rasional, baru disempurnakan oleh umat islam ketika nabi saw datang.
4) Akhlaq bisa diartikan perbuatan atau apa yang dilakukan manusia secara terus menerus, dalam agama islam diajarkan untuk memahami bagaimana islam itu berakhlaq dengan sesama nya dan terhadap umat non islam
5) Di zaman yang serba instan dan global ini tentu akhlaq manusia perlahan terpengaruh oleh kebudayaan baru yang kurang sejalan dengan akhlaq yang dicontohkan rosul.
6) Islam mengajarkan akhlaq yang sempurna dengan dasar alqur’an , sunah dan suri tauladan para sahabat nabi saw.
DAFTAR PUSTAKA
kamus kbbi
Hadis imam ahmad
Hamid ahmad athair kisah teladan para sahabat (2004)
Marzuki M,ag prinsip akhlaq mulia (2009)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar